Oleh: pdirmgresik | 11 Maret 2009

Sketsa ringan berkaca pada TMII yang lalu

Sepulang dari kegiatan kemarin nampak biasa-biasa saja, tak ada yang begitu istimewa seperti pulang-pulang yang lain, tapi seiring cakrawala yang semakin menghitam perasaan semakin berat dengan tumpukan catatan kata-kata dalam hati. Apakah makna dari lagu janji kader saat acara berakhir yang begitu menuntut jiwa… tentang makna kader yang selama ini belum sempurna ku sandang atau apa aku juga belum pasti menerjemahkannya. Aku pernah berkata pada mas Zaki bahwa kenangan Pelatihan yang pernah begitu sempurna adalah TM II di Morowudi 8 tahun yang lalu. Saat Taruna Melati era Mas Arya Maulana memimpin PD IRM dulu. saat itu juga Aku yang menjadi Master Of Training. Tapi emosi kali ini juga begitu kuat…

Mas Ayiek10 tahun sudah aku memperistri IRM sejak amanah pertama kali ku pegang tahun 1999 silam… sejak masa itu banyak hal yang menyertai perjalanan waktu… banyak tawa mengiringi perjuangan namun air mata juga sesekali menghampiri… semangat juang begitu melekat meski semangat intelektual tak sepenuhnya menjadi identitas utamaku, mungkin karena energy dalam diriku tak memberi ruang terlalu banyak pada sisi itu… 4 kepemimpinan PD telah pernah ku jalani dan masa terburuk adalah saat aku memimpin… aku tak sedih, aku tak kecewa sebab dosa tak sepenuhnya ku pikul.. organisasi adalah kerja kolektif tim bukan kerja individu meski ku tahu tanggung jawab utama adalah di pundakku… aku pun berjanji pada Mbak Vita bahwa “Kaderisasi akan menjadi prioritasku” itu yang kuucapkan saat serah terima jabatan dari tanganku ke tangan Ketua Umum perempuan pertama sepanjang sejarah IPM/IRM di Gresik, juli 2007 silam.

Aku pun berjanji tidak akan meninggalkan IRM sebelum IRM Gresik siap dengan kadernya. Taruna Melati 2 kali dalam 1 periode ini adalah jawabannya meski yang pertama di sidayu 2008  kemarin tidak terlalu maksimal karena monopoli acara, meski hasilnya adalah mas Zaki yang luar bisa tampil sebagai Ketua PD Berikutnya…
Kini masaku di IPM memasuki usia senja… aku sedih, karena aku melihat api semangat yang berkobar-kobar di mata para alumninya siap membakar gresik… aku sedih karena mungkin sudah tak bersama mereka saat gresik terbakar oleh semangat juang mereka, dengan luapan keberanian dan ide-ide kreatif yang mereka punya…
Catatan singkat yang bisa kutarik dari acara luar biasa itu…  (karena tiap moment memiliki energy masing-masing dan tak semua mampu meninggalkan emosi yang kuat di jiwa para kadernya…) dan semoga menjadi contoh bagi kepemimpinan berikutnya adalah :
1. Tidak melupakan alumni yang sarat dengan pengalaman. Sisi ini juga bahwa kita tidak merasa jumawa mampu melakukan segala sesuatu sendirian. Bahwa kita selalu membutuhkan arahan dan koreksi untuk selalu menjadi lebih baik.
2. Metodologi atau Konsep serta cara yang benar dalam mejalankan sebuah program serta integritas yang sempurna  sehingga mampu menjadi contoh yang ideal bagi kader-kadernya.
3. Sentuhan sempurna dari para pelaksana kegiatan. Kita tahu berapa anggota PD yang ada pada saat Pelatihan ( hanya 4-6) orang. Namun ada temen2 panlok ranting SMP 4 Giri yang full service 3 X 24 jam selama pelatihan (saya sampe sungkan menyuruh mereka terus…namun tak ada wajah nggrundel dari ekspresi mereka Thank you so much Friends…. Bravo IPM SMP 4 Giri..Ganbate kudasai….) ada Mas Zaki dengan sentuhan Low Profile beliau namun sarat dengan nuansa intelektual terpelajar yang sudah seharusnya dimiliki oleh kader IPM. Ada mas Nanoe.. meski miskin semangat intelektual namun sarat emosi dengan sentuhan alamnya (acara..jalan2 pagi dengan rute dan segala yang ada di sepanjang perjalanannya adalah arahan ide kreatifnya). Ada mbak Dwi dengan segala pernak pernik (pesan dalam amplop dan  yang lainnya) yang bikin kita kangen saat dibuka dirumah. ada mas Slamet dengan lantunan murattal-nya yang menawan. Mas Agus dengan senyam senyum-nya  sepanjang acara. Mbak fatihatin dan mas Ikhwan yang juga tak kalah kontribusinya… namun ada yang kurang yaitu game, memang sang creator game mbak vita dan mbak ria sudah harus meng-alumni karena menikah… namun itu semua tidak mengurangi spirit yang begitu kuat dari para fasilitator dan peserta.
4. Peserta dengan semangat yang luar biasa dan selalu berpikir positif (terima kasih buat para peserta semua)
Kita tidak mungkin melakukan itu semua sendiri, dan tak akan maksimal tanpa sentuhan orang yang memiliki wawasan dan pengalaman yang cukup. Mengingat kita adalah orang yang masih belajar untuk dewasa yang juga masih belajar untuk mengkader diri sendiri…
Akhirnya semoga jayalah selalu IPM-ku… semoga temen2 tak melupakan alumninya…..
Salam buat the three cool guys from Bali with love (beli Banna, nur Rahim dan beli Alfianto) keep communicate with us.. we’ll never  forget you, people..!! . mbak Putri GKB (the strong women) never meet a woman as strong as you before… keep spirit. Mbak dinda, kapan-kapan Mbolang lagi yuk.. Mas Ponari.. kecil2 cabe rawit. keep on hot, boy..!!. tiga utusan dari Balongpanggang, mbak Murni, Rika dan mas Bemby..tugas kalian bikin TM1 di cabang yang sebagus kemaren…kita siap membantu…dan seluruh peserta yang juga tidak kalah antusiasnya… ditunggu semangatnya di Follow-up. Saya percaya kalian akan menjadi somebody di perjuangan ini…. IPM menanti kiprah kalian…

Photobucket

Ditulis di kamar papan lusuh, Rabu 11 Maret 2009 16:05


Responses

  1. Assalamualaikum

    Membaca tulisan Mas Arif, gak tau zaqi harus berkata aPha.

    Yang jelas tulisan itu pasti dari Lubuk hati yang paling dalam….

    Zaki Salut and bner-bener bangga mempunyai senior seperti mas Arif.

    Orang yang MAs Arif gagal menjadi ketua hanyalah orang yang tidak bisa melihat siapa dan bagaimana mas arif sesungguhnya.

    tetapi kini Antum menunjukan mulai menunjukan kaberhasilan dalam membina kami….semua.

    Kader militan adalah bukan yang berhasil pada saat dia menjabat, tetapi kader militan adalah kader yang tidal berhenti untuk teta[p IStiqomah dalam berdakwah di Muhammadiya.

    Jazaka Allahu Khoiron Kaatsiron….!

  2. Assalamu’alaikum.

    dengan membaca kalimat mas ayik diatas putri jadi bingung.

    niat putri untuk bermalas-malasan berjuang di IPM tercinta jd terkubur lagi.

    rasanya masih tetep ingin berjuang di IPM ini.

    krn tanpa IPM, putri g bisa mengatur waktu,
    tanpa IPM, putri jd malas beraktivitas,
    tanpa IPM, putri menjadi orang yg tdk PD sama sekali,
    tanpa IPM, putri tidak ada apa2nya.

    belajar dr pengalaman dan cerita mas zaki, putri semakiin tdk tega meninggalkan teman2 di IPM,
    meninggalkan almamater dan perjuangan selama bersama.

    putri selalu berpikiran pesimis waktu itu,
    tp mas zaki selalu mengingatkan aQ supaya aq berpikir optimis.

    putri sadar bhwa berjuang di IPM itu tdk semudah membalik telapak tangan,
    putri tau hal itu dari perjuangan yg di alami mas ayik, mas zaki, mbak vita, mbak ria, dll.

    suatu kebodohan yg sempurna kL putri keLuar n meninggalkan IPM,
    krn IPM membutuhkan kader2 setelah perjuangan yg dilakukan oleh para alumninya..

    terima kasih kakak2Q di IPM Gresik yg selalu membimbing dan senantiasa sayang sama putri..

    putri tdk akan pernah bisa melupakan kalian di hati n pikiran putri..

    salam perjuangan dr putri,
    ganbatte kudasai kader2 IPM Gresik tercinta…
    jgn kecewakan alumni2 IPM Gresik..

    alangkah indahnya jika niat berjuang hanya karena menolong agama Allah.. karena jika karena yang lain.. pasti kan luntur dan tidak akan bertahan lama dan suatu saat kita akan kecewa….

  3. ha..mantap sekali..buat aja cerpen tentang perkawinan pean dengan IPM mantap itu..nanti tak terbit kan..

    sekalian saja istri yang ke 2 setelah IPM yang dikader sejak dini..mantap juga itu..

    andhikse-ase

    AH….MAS ASE BISA AJA…. GIMANA KABARNA….AYA WAE…(KOK MALAH SUNDA?$%$@!) GA PULANG TA? JULI YA…GRESIK MUSYDA…SEKALIAN DATANG KE MERIT GUE,,, JULI JUGA… (YOUR PREN)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: