Oleh: pdirmgresik | 20 Maret 2009

Advokasi Anggaran untuk IPM disekolah Muhammadiyah

Advokasi Anggaran untuk IPM disekolah Muhammadiyah

Ditulis Oleh:

Wahyi Ba’dal Fitri

IPM sebagai titik awal perkaderan di Muhammadiyah, seharusnya mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk sekolah-sekolah Muhammadiyah. Namun, kenyataaan tersebut tidak didukung oleh fakta yang ada, sering kali terutama IPM di tingkatan sekolah tidak mendapatkan dukungan lebih dari sekolah Muhammadiyah yang bersangkutan terutama masalah pendanaan. Padahal, didalam rincian biaya awal masuk di sekolah Muhammadiyah untuk siswa baru tertera rincian anggaran dana per siswa baru untuk kegiatan IPM.

Oleh karena itu, advokasi anggaran sangatlah dibutuhkan untuk menangani permasalahan pendanaan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan system yang sering saya sebut dengan Politik Advokasi Anggaran. Perlu diketahui sebelumnya, menurut peraturan DIKDASMEN, setiap sekolah Muhammadiyah harus memiliki IPM dan memiliki anggaran dana untuk kegiatan IPM. Langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menjalankan Politik Advokasi Anggaran yaitu:

mengumpulkan data yang berkaitan dengan seberapa besar anggaran dana untuk kegiatan IPM yang tertera dalam rincian anggaran dana per siswa baru untuk kegiatan IPM.

menghitung jumlah siswa baru yang setahun dengan data rincian biaya awal masuk di sekolah Muhammadiyah untuk siswa baru.

mengalikan jumlah siswa baru yang setahun dengan data rincian biaya awal masuk di sekolah Muhammadiyah untuk siswa baru dengan besar dana yang dianggarkan dalam rincian anggaran dana per siswa baru untuk kegiatan IPM.

mengurangkan hasil kali dengan besar dana yang telah diberikan sekolah untuk kegiatan IPM.

setelah itu, apabila hasil pengurangan terdapat tersebut masih terdapat sisa dana untuk kegiatan IPM dan ternyata pihak sekolah sudah tidak mau mengeluarkan dana lagi untuk IPM, barulah kita bisa menuntut sisa dana tersebut kepada sekolah dengan menunjukan semua data yang telah kita dapat.

Perlu kita ketahui, untuk menuntut sisa dana, kita tidak boleh menggunakan emosi namun menggunakan akal, seperti membuat forum dimana antara pihak sekolah dengan pihak IPM dapat berdiskusi dengan tenang.

Contoh kasus:

Di sekolah Muhammadiyah © terdapat IPM. Saat penerimaan siswa baru dilaksanakan sebuah tes masuk dan ternyata jumlah siswa yang diterima adalah 300 siswa. Dan setiap siswa yang telah diterima dikenai biaya masuk sebesar Rp. 5 Juta. Dari dana sebesar itu, di dalam seluruh rinciannya, tertera dana untuk kegiatan IPM sebesar Rp 20.000,00 untuk per siswa. Jadi total dana untuk kegiatan IPM ialah

Misal:

Total dana untuk kegiatan IPM dari rincian anggaran » £

Jumlah siswa yang diterima » ¥

Dana untuk kegiatan IPM per siswa » µ

Maka:

£ = ¥ * µ

= 300 * 20000

= Rp 6.000.000.00Kemudian, dari seluruh kegiatan IPM yang telah dilakukan, sekolah Muhammadiyah © memberikan dana kepada IPM ranting sekolah Muhammadiyah © sebesar

Rp. 5.000.000.00

. Jadi, terdapat sisa dari pengurangan total dana untuk kegiatan IPM dari rincian anggaran dengan dana yang diberikan kepada IPM ranting sekolah Muhammadiyah © dari sekolah Muhammadiyah © sebesar Rp.1.000.000.00. walaupun ada sisa dana, namun pihak sekolah sudah tidak mau mengeluarkan dana lagi untuk IPM. Dan IPM sekolah Muhammadiyah © mempunyai rencana untuk menuntut.

Contoh langkah-langkah untuk menuntut

Untuk menuntut sisa dana, IPM sekolah Muhammadiyah © mengadakan sebuah forum dimana pihak sekolah dengan pihak IPM dapat berdiskusi dengan baik. Ditengah-tengah forum, bendahara umum menyampaikan permasalahan dana tersebut dengan bahasa yang sopan dan tenang. Akhirnya pihak sekolah menerima tuntutan tersebut dan berjanji membantu pendanaan lagi.

Sekian penjelasan yang dapat saya berikan semoga bias membantu pendanaan dari teman-teman IPM sekalian. Apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf sebesar-besarnya dan apabila ada sesuatu yang kurang jelas, dapat dikonsultasikan langsung.

Nuun Wal Qolami Wa Maa Yasthuruun….


Responses

  1. mantap..
    di isukan saja..

    Ketua Umum
    PR IPM Perumahan Giri Asri Gresik

  2. mkasih ats responnya untk artikel ini…

    di isukan sja???

    mksudnya???
    /wah mas wahyi kok ga paham.. di isukan ya dijadikan wacana yang kuat untuk direspon kawan-kawan pelajar yang sekolah di muhammadiyah…entar tanya wacana itu apa….glodakk$#~$!@@!/

    nma pean spa?

  3. ouwh…. hehehehehe….. maaf..2x….

  4. sabar donk dalam mendidik kader..

    ketua umum
    PR IPM Perumahan Giri Asri Gresik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: